Pemilik Rindu

Selamat malam untuk pemilik sepotong rindu ini,
rindu yang membekap erat diantara dingin dan bekunya jiwa
Selamat malam kepada pemilik risau ini,
risau yang menyeruak menyempitkan rongga dada
Selamat malam untuk penghuni hati rapuh ini,
luka telah mengobrak-abrik keadaannya..
Kemarilah hai kau pemilik rinduku...
Basuhlah sedikit lukaku, tak perlu kau menyembuhkannya... Lukaku mampu menghilang sendirinya
Kau hanya perlu merawatnya, menjaga hati yang telah banyak mengalami mati dan kemudian bangkit lagi..
Hati yang menghitam terlalu dini, hati yang sakit terlalu  pagi...
Kau pemilik rinduku ini..., aku tak memintamu untuk menyembuhkannya.., hatiku mampu melenyapkan lukanya sendiri, kau hanya perlu menatapnya, membekapnya, mmenghangatkannya..
aku tak memintamu terlalu banyak, dia mampu menghidupi dirinya sendiri... mampu..
kau hanya perlu menemani sepinya, meramaikan birunya... mendamaikan senjanya..
lakukanlah hai kau penghuni hati yang rapuh ini, lakukanlah, lakukanlah...

Komentar

Poskan Komentar

Pos populer dari blog ini

Entah Pagi ke Berapa

Wangi

Setiap Ucapan Selamat Tinggal