Pos

Menampilkan pos dari Mei, 2013

Kepada Kamu Kangen dan Cinta itu

tiba-tiba waktu memunculkan rindu yang masam, mengorek kangen yang menggelitik ingin tersampaikan... malamku samar ketika rindu menggelayut manja pada hati yang belum seutuhnya sembuh, masih pada titik dimana sakit adalah kawan baik. seolah kangen menjadi raja dari raja, ia bergumul dengan resah dan kenangan, membentuk satu bongkahan batu besar... bersiap jatuh dan mengenai alam bawah sadar, memerintah secara sepihak lalu melemparkanku pada kamu dan masa lalu... pada tawa dulu, pada bahagia ketika aku dan kamu masih dalam satu wadah bernama cinta, atas nama cinta. pada saat tangis dan sakit bergandeng beriringan, menepuk logikaku keras, memorak-porandakan benteng kepercayaan, menepiskan rasa. kata seseorang itu adalah titik dimana cinta telah sampai pada batas manisnya, ketika cinta telah habis waktunya, ketika yang bermain hanya logika, hanya tentang pilihan tetap bertahan dan saling menahan atau menyerah dan melepaskan. dan pada akhir yang sakit namun melegakan, sebuah…